www.portalkabar.id – Suasana libur Tahun Baru 2026 memberikan semangat baru bagi Sunrise Mall Mojokerto. Pusat perbelanjaan ini menjadi lokasi yang ramai dikunjungi, terutama oleh warga yang ingin berlibur atau sekadar mencari hiburan.
Sejak dibuka pukul 10.00 WIB pada Kamis, 1 Januari 2026, mall ini langsung diserbu pengunjung. Banyak yang datang dari berbagai daerah, menikmati berbagai fasilitas dan penawaran yang ada di sana.
Hingga pukul 20.00 WIB, jumlah pengunjung telah mencapai lebih dari 20.500 orang. Diprediksi, jumlah ini akan terus bertambah hingga mendekati penutupan pukul 22.00 WIB.
Kepadatan pengunjung sudah terasa sejak pagi, dengan antrean yang mengular di pintu masuk. Arus pengunjung yang terus mengalir menunjukkan betapa populernya lokasi ini di kalangan masyarakat.
Andiyanto Vino, Chief Marketing Officer dari Sunrise Mall Mojokerto, menuturkan bahwa momen liburan panjang menjadi daya tarik bagi pengunjung. “Ini menunjukkan bahwa Sunrise Mall telah menjadi destinasi favorit di tingkat regional,” ujarnya.
Tak hanya warga Mojokerto, pengunjung juga datang dari daerah sekitar seperti Kabupaten Mojokerto, Jombang, dan Sidoarjo. Konsep tenant mix yang memadukan merek besar dengan produk lokal menjadi daya tarik utama mall ini.
“Pengunjung dapat merasakan pengalaman berbelanja yang unik di sini. Kami menyediakan mix tenant yang mengkombinasikan merek nasional dan internasional dengan produk lokal,” jelas Vino.
Banyak pengunjung yang datang bersama keluarga, terutama mereka yang berlibur ke Mojokerto. Tren kunjungan dari luar kota meningkat pada saat momen-momen penting seperti Natal, Lebaran, dan Tahun Baru.
“Sebagian dari pengunjung merupakan mereka yang pulang kampung. Mereka menganggap Sunrise Mall memiliki pelayanan yang baik dan fasilitas yang memadai,” tuturnya.
Dari segi trafik, lonjakan pengunjung saat libur Tahun Baru mencapai angka yang hampir setara dengan libur Natal sebelumnya. Ini menunjukkan betapa besarnya ketertarikan masyarakat untuk berkunjung ke mall ini.
Manajemen Sunrise Mall memproyeksikan total pengunjung hari itu dapat mencapai 22 ribu hingga 24 ribu orang. Tingkat okupansi tenant di Sunrise Mall 2, yang baru dibuka, telah mencapai 63 persen.
Capaian ini dianggap sangat positif dan menjadi modal untuk perkembangan selanjutnya. Meskipun begitu, manajemen juga memohon maaf atas sejumlah kendala, terutama terkait akses parkir yang terganggu akibat proyek pembangunan Sunrise Mall 3.
“Kami menyadari ada sedikit ketidaknyamanan akibat pembangunan ini. Namun, kami pastikan akses parkir tetap terkendali dan terus berbenah,” kata Vino.
Mereka berharap dukungan dari masyarakat serta pemerintah untuk memajukan Sunrise Mall. Tujuan mereka adalah menjadi ruang kolaborasi yang mendukung produk lokal sekaligus menjadi destinasi berbelanja yang membanggakan bagi Kota Mojokerto.
Mengapa Sunrise Mall Menjadi Destinasi Favorit di Mojokerto?
Pusat perbelanjaan ini menawarkan beragam pengalaman belanja yang berbeda. Dengan konsep tenant mix, pengunjung bisa mencoba berbagai produk dari merek ternama dan lokal sekaligus.
Selain itu, mall ini juga memiliki berbagai fasilitas yang memadai. Dari area parkir hingga ruang tunggu yang nyaman, semua dirancang untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung.
Persaingan di sektor retail semakin ketat, tetapi Sunrise Mall mampu mempertahankan posisinya. Faktor kenyamanan dan pelayanan yang ramah menjadi hal penting yang diutamakan manajemen.
Banyak pengunjung merasa tidak hanya berbelanja, tetapi juga mendapatkan pengalaman berkualitas ketika mengunjungi mall ini. Suasana yang menyenangkan ditambah berbagai acara dan promosi yang diselenggarakan menambah daya tarik.
Sunrise Mall juga kerap menyelenggarakan event-event khusus selama liburan, menarik lebih banyak pengunjung untuk datang. Dari pertunjukan musik hingga festival kuliner, hal ini menciptakan suasana yang lebih hidup.
Dampak Sosial Ekonomi bagi Masyarakat Sekitar Mojokerto
Kehadiran Sunrise Mall juga membawa dampak positif bagi ekonomi lokal. Banyak usaha kecil dan menengah yang mendapatkan kesempatan untuk memajang produk mereka di sini.
Hal ini memperkuat ikatan antara mall dan komunitas lokal, serta mendukung perkembangan ekonomi daerah. UMKM yang berpartisipasi mendapatkan exposure lebih besar dan peluang untuk menarik perhatian lebih banyak konsumen.
Selain aspek ekonomi, mall ini juga menjadi ruang sosial bagi masyarakat. Tempat berkumpulnya keluarga dan teman menjadikan mall lebih dari sekadar tempat berbelanja.
Sunrise Mall memberikan alternatif hiburan bagi warga Mojokerto dan sekitarnya. Dengan adanya berbagai fasilitas rekreasi, pengunjung dapat menikmati waktu berkualitas bersama orang terdekat.
Ini menunjukkan betapa pentingnya peran mall dalam membangun interaksi sosial di masyarakat. Sunrise Mall berusaha untuk selalu menghadirkan suasana yang ramah dan welcoming bagi setiap pengunjung.
Tantangan dan Harapan untuk Masa Depan Sunrise Mall
Seiring berkembangnya waktu, tantangan baru juga muncul bagi Sunrise Mall. Persaingan dengan pusat perbelanjaan lain dan jual beli online menjadi isu yang perlu dihadapi.
Namun, dengan inovasi dan penawaran baru, manajemen berupaya untuk tetap relevan di kalangan pengunjung. Adaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen menjadi sangat penting.
Sunrise Mall berkomitmen untuk terus memperbarui fasilitas dan menambah tenant yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Ini akan memastikan bahwa mereka tetap menjadi pilihan utama bagi pengunjung.
Diharapkan, dukungan dari berbagai pihak akan membantu mereka mencapai visi sebagai pusat perbelanjaan yang modern. Dalam prosesnya, mereka ingin menjadi tempat yang dapat membanggakan masyarakat Mojokerto.
Dengan pengalaman berbelanja yang unik dan komitmen terhadap produk lokal, Sunrise Mall berpotensi menjadi contoh untuk pusat perbelanjaan lain. Ini adalah perjalanan panjang, tetapi visi yang jelas dapat menjadi panduan untuk masa depan yang cerah.


