www.portalkabar.id – Pertandingan antara dua tim, Persijap Jepara dan Persebaya Surabaya, diharapkan menjadi momen penting dalam kompetisi Super League 2025/2026. Laga ini berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada sore hari terakhir bulan Desember, tepatnya tanggal 28. Pertandingan ini menjadi sangat menarik karena kondisi kedua tim yang berbeda menjelang laga.
Persijap Jepara, yang dikenal dengan julukan Laskar Kalinyamat, datang ke pertandingan ini setelah menghentikan rangkaian kekalahan yang panjang. Sebuah hasil imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-15 dianggap sebagai tanda kebangkitan bagi tim yang sebelumnya mengalami delapan kekalahan berturut-turut.
Pelatih Persijap, Divaldo Alves, sangat optimis meski hanya meraih satu poin. Ia percaya bahwa hasil imbang tersebut adalah langkah positif bagi perkembangan timnya, menunjukkan bahwa para pemain sudah menunjukkan usaha maksimal selama pertandingan.
Dalam pandangan Divaldo, satu poin yang diraih penting untuk membangkitkan motivasi pemain. Meskipun mereka kebobolan di menit-menit terakhir, Divaldo menganggap penampilan timnya sudah cukup baik dan memberikan harapan baru bagi Persijap untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Pentingnya Hasil Imbang bagi Tim Persijap Jepara
Saat menghadapi tekanan dari hasil buruk yang sebelumnya, mendapatkan satu poin melawan PSIM menjadi angin segar. Divaldo menjelaskan bahwa hasil imbang ini seperti memberikan dorongan emosi yang diperlukan untuk melanjutkan perjuangan di kompetisi tersebut.
Dia juga mengapresiasi kinerja pemain, khususnya Sudi Abdallah, yang tampil menonjol dan sangat berarti bagi tim. Keberadaan Abdallah di lapangan berhasil menciptakan banyak peluang, meskipun dalam beberapa kesempatan tim tidak bisa memaksimalkannya menjadi gol.
Pelatih asal Portugal ini menjelaskan bahwa jika peluang di babak pertama dapat dimanfaatkan dengan lebih baik, hasilnya pasti akan berbeda. Namun demikian, Divaldo tidak menyalahkan pemainnya atas kekurangan tersebut.
Persepsi Positif Divaldo Alves Terhadap Timnya
Divaldo sangat percaya bahwa Persijap bisa bangkit lagi setelah hasil imbang ini. Ia berkomitmen untuk memotivasi anak asuhnya agar tetap semangat dan tidak terbenam dalam pesimisme akibat hasil-hasil buruk sebelumnya.
Dia menegaskan bahwa pengalaman ini merupakan bagian dari proses, dan kerja keras tim di lapangan harus terus didorong. Kemenangan akan datang di saat tim berhasil menjalankan strategi dengan baik dan pemain menjalani pengalaman bermain secara konsisten.
Ditambah lagi, Divaldo optimis melihat pertumbuhan para pemain muda yang berpotensi memberikan kontribusi lebih bagi tim. Mereka diharapkan bisa menjadi tumpuan utama dalam menyongsong sisa musim kompetisi.
Posisi Klasemen Sementara dan Harapan Tim
Dengan tambahan satu poin, Persijap kini mengoleksi total sembilan poin dan berada di peringkat ke-17 klasemen sementara. Meskipun mereka belum keluar dari zona degradasi, tetapi semangat untuk bangkit masih tinggi.
Persis Solo, yang menduduki posisi terakhir klasemen dengan tujuh poin, menjadi pesaing yang perlu diwaspadai oleh tim-tim di bawah. Sementara Semen Padang berada satu strip di atas, tepatnya di peringkat ke-16 dengan koleksi sepuluh poin.
Divaldo percaya bahwa jika kerja keras terus dilakukan, bukan tidak mungkin Persijap akan mampu merangkak naik posisi di klasemen. Keberhasilan tim akan menjadi pendorong semangat dalam setiap pertandingan yang akan datang.
Dia menekankan bahwa setiap pertandingan adalah kesempatan untuk meraih poin dan membangun kembali kepercayaan diri tim. Dengan potensi yang dimiliki, Divaldo yakin bahwa Persijap bisa bersaing dengan tim-tim lainnya di liga tersebut.
Kedepannya, diharapkan Persijap dapat memanfaatkan momen ini sebagai titik balik untuk meraih hasil lebih baik dalam pertandingan selanjutnya. Mengingat kompetisi masih panjang, setiap poin sangat berharga bagi semangat dan motivasi para pemain. Ini saatnya menatap ke depan dengan lebih optimis dan persiapan matang untuk pertandingan-pertandingan mendatang.


