www.portalkabar.id – Peristiwa tragis yang merenggut kehidupan Reno Syahputra Dewo, seorang pemuda berusia 24 tahun, menyisakan duka mendalam bagi keluarganya. Ditemukan dalam keadaan mengenaskan di Gedung Astra Credit Companies, Jakarta Pusat, tubuhnya telah menjadi kerangka setelah dilaporkan hilang selama beberapa minggu.
Keluarga Reno menerima berita duka ini dengan penuh ketabahan. Meskipun keadaan penemuan yang mengerikan, mereka tidak merasakan ada kejanggalan dalam kematian keponakan mereka, berpegangan pada keyakinan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Tuhan.
Paman Reno, Jemmy Yunianto, dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak mencurigai ada tindak kejahatan yang menyelimuti kematian Reno. Selama mencari dan mengidentifikasi jenazah, keluarga sepenuhnya menyerahkan proses tersebut kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan kepastian.
Proses Pencarian dan Penemuan Korban Meninggal
Reno dilaporkan hilang setelah terlibat dalam demonstrasi di Kwitang pada 29 Agustus 2025 yang berujung kerusuhan. Selang beberapa waktu, pada 30 Oktober 2025, berita buruk datang ketika jenazahnya ditemukan di lantai dua sebuah gedung kosong.
Selama proses pencarian, keluarganya sangat cemas dan berharap ada kabar baik mengenai kehadiran Reno. Mereka berharap agar tidak ada yang terjadi padanya, tetapi harapan itu sirna ketika hasil identifikasi menegaskan bahwa jenazah tersebut adalah Reno.
Petugas kepolisian melakukan serangkaian langkah untuk memastikan identitasnya dengan melakukan uji DNA. Hasil tes tersebut memberikan kepastian bagi keluarga bahwa tubuh yang ditemukan adalah keponakan mereka, mengakhiri pencarian yang melelahkan.
Reaksi Keluarga dan Sikap Terhadap Situasi
Setelah mengetahui hasil identifikasi, Jemmy mewakili keluarga menegaskan tidak ada rencana untuk mengambil langkah hukum lebih lanjut. Mereka merasa semua sudah diatur oleh Tuhan, dan mereka berserah penuh pada yang Maha Kuasa.
Keluarga juga mengingatkan agar masyarakat tidak lagi berspekulasi tentang kematian Reno, karena mereka menginginkan keadilan dan ketenangan dalam menghadapi kehilangan ini. Menurut pemahaman mereka, saat ini tidak ada alasan untuk curiga atau menuduh pihak tertentu.
Kesedihan mendalam menyelimuti rumah duka di Jalan Kampung Malang Utara, Surabaya, tempat keluarga berkumpul untuk mengenang kehidupan Reno. Kota ini menjadi saksi bisu dari banyak cerita penuh kenangan yang akan diingat oleh keluarganya selamanya.
Perjalanan Jenazah dan Prosesi Pemakaman
Setelah penemuan yang memilukan, jenazah Reno dibawa pulang ke Surabaya dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Perjalanan darat ditempuh selama kurang lebih 15 jam untuk membawa kembali tubuh yang telah mengalami banyak hal ini ke pangkuan keluarga.
Tiba di rumah duka sekitar pukul 19.30 WIB, kehadiran jenazah disambut penuh haru oleh sanak saudara dan teman-teman terdekat. Mereka berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir, mencermati setiap kenangan indah bersama Reno.
Reno direncanakan akan dimakamkan di TPU Putat Gede, Surabaya, berdampingan dengan makam neneknya. Prosesi pemakaman tersebut menjadi momen penting bagi keluarga untuk memberikan penghormatan terakhir dan berdoa bagi arwahnya.


